POINNEWS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kampanye pemilihan umum yang akan dimulai pada 2023 ini akan menjadi vitamin baru bagi pemulihan ekonomi nasional.
“Tahun politik menjadi vitamin baru pemulihan ekonomi nasional di 2023. Belanja politik dapat mendorong daya beli masyarakat,” kata Airlangga dalam konferensi pers daring, Senin.
Indonesia mengadakan pemilu hampir lima kali sejak reformasi yang selalu berjalan demokratis sehingga memberikan kepastian kepada investor untuk berinvestasi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kestabilan politik akibat mandat kuat presiden menjadi basis fundamental Indonesia menangani COVID-19 dengan baik.”
“Bandingan dengan negara lain dengan politik yang tidak stabil, mereka gamang menghadapi COVID-19,” katanya.
Selain itu, ia memandang pertumbuhan ekonomi di 2023 juga akan ditopang oleh konsumsi masyarakat yang didorong peningkatan mobilitas setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Kalau kita lihat, Dana Pihak Ketiga (DPK) masih parkir di perbankan, dan ini pemerintah mendorong agar bisa diinvestasikan di dalam negeri.”
“Walaupun kredit tumbuh 11 persen, tapi DPK masih tinggi yang kalau dilepas, Indonesia masih memiliki potensi capital expenditure untuk dalam negeri,” katanya.
Pemerintah juga akan mengakselerasi pembangunan Proyek Strategis Nasional dengan nilai lebih dari Rp300 triliun pada 2023.
Sementara itu ekspor juga diperkirakan masih akan tumbuh ditopang oleh harga komoditas yang relatif masih tinggi meskipun mulai melandai dibandingkan 2022.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
“Jadi dari konsumsi, investasi, dan ekspor, plus program Pengendalian COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang anggarannya sudah masuk ke masing-masing kementerian dan lembaga diharapkan bisa dorong pertumbuhan ekonomi di 2023,” katanya.***
Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Poinnews.com, semoga bermanfaat.











