Muncul Dewan Kolonel, Persaingan Capres Internal PDIP Semakin Keras, Kubu Ganjar Meradang

- Pewarta

Rabu, 21 September 2022 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo. (Instagram.com/@ganjarpranowo.ri1)

Ganjar Pranowo. (Instagram.com/@ganjarpranowo.ri1)

POIN NEWS – Beberapa hari belakangan ini ramai terkait kemunculan Dewan Kolonel di DPR. Dewan Kolonel ini disampaikan oleh anggota DPR RI dari PDIP Johan Budi yang merupakan mantan Juru Bicara KPK.

Dewan Kolonel ini dibentuk oleh para loyalis Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani punya misi penting dalam persiapan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

Anggota DPR RI dari PDIP Johan Budi selaku inisiator mengatakan Dewan Kolonel ini nantinya akan menjadi tim yang membantu memperjuangkan Puan sebagai calon presiden atau Capres 2024.

Namun, Johan menegaskan, Dewan Kolonel tidak memiliki kaitan dengan DPP PDIP dan tetap menunggu keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ihwal capres yang akan diusung PDIP di Pilpres 2024 mendatang.

Dewan Kolonel bakal bertugas mensosialisasikan Puan di daerah. Johan mengatakan Puan akan dikenalkan ke masyarakat di daerah pemilihannya tanpa menyebut Puan sebagai capres 2024.

Johan berkata, Dewan Kolonel terbentuk sekitar dua bulan lalu. Ia mengaku menjadi salah satu inisiator tim dan pencetus nama Dewan Kolonel.

Dewan Kolonel mulanya beranggotakan enam anggota Fraksi PDIP DPR. Saat ini, Johan bilang, Dewan Kolonel sudah beranggotakan hingga belasan orang.

Dari munculnya Dewan Kolonel ini publik dapat melihat tentang adanya persaingan keras di internal PDIP sendiri terkait siapa yang akan diajukan sebagai calon presiden dari internal PDIP sendiri.

Dua nama yang mengemuka dari internal PDIP sebagai Capres dari PDIP yaitu Puan Maharani Ketua DPR RI anak dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ganjar Pranowo, Kader PDIP, Gubernur Jawa Tengah saat ini.

Hal ini terlihat jelas bahwa Megawati Soekarnoputri Putri sendiri tidak mau kecolongan untuk kedua kalinya.

Dimana PDIP memberikan tiket capres kepada bukan garis Megawati sebagai Ketua Umum Partai tapi memberikan tiket nya kepada kader PDIP semata.

Sehingga dengan muncul nya nama Ganjar dalam berbagai Survey tentu membuat Megawati sebagai Ketua Umum Partai merasa tidak nyaman.

Berkali kali disampaikan bahwa keputusan memilih capres adalah kewenangan nya selaku Ketua Umum dan bukan oleh tekanan tekanan pihak eksternal.

Dan tentu saja Megawati akan lebih memilih Puan Maharani untuk maju sebagai capres dari PDIP.

Dan pembentukan Dewan Kolonel ini bisa jadi adalah upaya untuk menandingi timses Ganjar Pranowo Ganjarist untuk mendapatkan tiket 2024 mendatang.

Begitu Panas dan Keras kondisi internal PDIP saat ini menjelang 2024 bisa jadi pendukung Ganjar meradang dan mencari dukungan dari parpol lain selain PDIP.

Namun yang perlu diingat jangan sampai rakyat yang dikorbankan karena persaingan ini karena keduanya masih memiliki jabatan publik yang sampai saat ini masih diembannya.

Opini: Achmad Nur HidayatPakar Kebijakan Public Narasi Institute.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Poinnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Masyarakat Jawa Cenderung Coblos Prabowo – Gibran di Pilpres 2024, Diungkap Indikator Politik
Kaesang Pangarep Ungkap Alasan Pertemuan Presiden dengan Raja Juli Antoni Tak Mungkin Bahas Masalah Politik
Prabowo Subianto Gunakan Motor Ziarah ke Makam Sang Ayah Usai Pemilu dan Disambut Ratusan Warga
Prabowo Subianto Pidato Usai Unggul dalam Berbagai Quick Count: Tak Boleh Sombong, Tak Boleh Jumawa
Prabowo Subianto Sebut Republik Indonesia Mampu Menjadi Negara yang Mandiri dan Ramah Lingkungan
Usai Nyoblos Langsung Berenang, Prabowo Ungkap Alasan Berenang Merupakan Olahraga Paling Bagus Baginya
Prabowo Subianto Ceritakan Pengalaman Kampanye 2024 Lewat Tulisan di Media Prancis Atlantico
Kontroversi Film ‘Dirty Vote’, Mantan Mendag Muhammad Lutfi: Aktivis Namun Dukung Calon Presiden Tertentu
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:06 WIB

Masyarakat Jawa Cenderung Coblos Prabowo – Gibran di Pilpres 2024, Diungkap Indikator Politik

Senin, 19 Februari 2024 - 15:42 WIB

Kaesang Pangarep Ungkap Alasan Pertemuan Presiden dengan Raja Juli Antoni Tak Mungkin Bahas Masalah Politik

Sabtu, 17 Februari 2024 - 14:11 WIB

Prabowo Subianto Gunakan Motor Ziarah ke Makam Sang Ayah Usai Pemilu dan Disambut Ratusan Warga

Kamis, 15 Februari 2024 - 09:36 WIB

Prabowo Subianto Pidato Usai Unggul dalam Berbagai Quick Count: Tak Boleh Sombong, Tak Boleh Jumawa

Rabu, 14 Februari 2024 - 16:09 WIB

Prabowo Subianto Sebut Republik Indonesia Mampu Menjadi Negara yang Mandiri dan Ramah Lingkungan

Rabu, 14 Februari 2024 - 14:53 WIB

Usai Nyoblos Langsung Berenang, Prabowo Ungkap Alasan Berenang Merupakan Olahraga Paling Bagus Baginya

Rabu, 14 Februari 2024 - 08:00 WIB

Prabowo Subianto Ceritakan Pengalaman Kampanye 2024 Lewat Tulisan di Media Prancis Atlantico

Senin, 12 Februari 2024 - 13:39 WIB

Kontroversi Film ‘Dirty Vote’, Mantan Mendag Muhammad Lutfi: Aktivis Namun Dukung Calon Presiden Tertentu

Berita Terbaru