PT Amman Mineral Nusa Tenggara Integrasikan PLTS Berkapasitas 26,8 Megawatt untuk Dukung Operasional

- Pewarta

Jumat, 14 April 2023 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amman Mineral integrasikan PLTS 26,8 MW di Tambang Batu Hijau. (Pixabaycom/ulleo)

Amman Mineral integrasikan PLTS 26,8 MW di Tambang Batu Hijau. (Pixabaycom/ulleo)

POINNEWS.COM – Perusahaan tambang tembaga dan emas PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) mulai mengintegrasikan pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 26,8 megawatt untuk mendukung aktivitas operasional lokasi penambangan mineral Batu Hijau di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Kegiatan operasional AMNT kini disuplai oleh energi hibrida, dengan pengintegrasian PLTS berkapasitas 26,8 MW.”

“Kami pun bersyukur bahwa wilayah operasional AMNT berada di Kabupaten Sumbawa Barat, yang memiliki tingkat iradiasi paling tinggi di Indonesia, sehingga menunjang produksi listrik dari PLTS tersebut,” jelas Presiden Direktur Amman Mineral Nusa Tenggara Rachmat Makkasau di Jakarta, Jumat 14 April 2023.

Menurut dia, pengoperasian PLTS telah dimulai sejak sembilan bulan lalu, tepatnya Juni 2022.

Baca artikel penting lainnya di media online Infoesdm.com – salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

Pembangkit listrik ini merupakan fasilitas ground-mounted solar PV terbesar di Indonesia hingga sekarang, yang digunakan untuk operasional pertambangan.

Rachmat menyatakan bahwa inisiatif tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam pengurangan emisi CO2 hingga 40.000 ton/tahun.

Dikatakannya, pemanfaatan PLTS merupakan bagian dari upaya AMNT untuk memastikan proses produksi yang lebih hijau.

Praktik pertambangan berkelanjutan ini penting untuk dimulai segera, mengingat produk tembaga yang dihasilkan AMNT merupakan komoditas yang strategis dalam transisi menuju energi berkelanjutan.

“Sebagai pelaku industri hulu, kami terus berupaya untuk mengurangi emisi karbon dengan PLTS,” ujar Rachmat.

Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong penurunan efek gas rumah kaca (GRK).

Sejumlah langkah utama yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mengurangi efek GRK, antara lain melalui pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), penerapan efisiensi energi, pemanfaatan bahan bakar rendah karbon dan reklamasi pascatambang.

“Semoga upaya penurunan emisi karbon di tambang kami turut mendukung upaya Indonesia dalam bertransisi ke energi berkelanjutan yang berkelanjutan,” kata Rachmat yang juga menjabat sebagai Ketua Indonesian Mining Association (IMA).

Selain melakukan penambangan mineral di Batu Hijau, AMNT juga melakukan kegiatan pengolahan bijih menjadi konsentrat, serta kegiatan eksplorasi Blok Elang.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Melalui anak perusahaan PT Amman Mineral Industri (AMIN), fasilitas smelter tembaga dan precious metals refinery (PMR) juga sedang dibangun dan ditargetkan akan beroperasi pada 2024.***

Berita Terkait

Investasi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Apple Tambah Apple Developer Academy Keempat di Bali
Terkait Soal Uang Pecahan 1.0 yang Viral.di Medsos, Berikut Ini Penjelasan Resmi Pihak Bank Indonesia
Ruas Tol Solo – Yogyakarta – New Yogyakarta International Airport dan Ruas Kartasura – Klaten Digratiskan PUPR
Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Tirta Kahuripan Tetap Layani 225.134 Pelanggan
Beli Gabah Petani Rp6.000 per Kg, Badan Pangan Nasional Bererlakukan Fleksibilitas Perum Bulog
Kunjungan Kerja: LSP PM dan BNSP Fokus Pada Profesionalisme
Satgas Pangan Polri Sebut Telah Terjadi Peningkatan Permintaan Beberapa Komoditi pada Bulan Ramadhan
Bapanas Beri Tanggapan Soal Kenaikan Harga Beras Justru Memukul Petani Sebagai Pihak Produsen
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 09:49 WIB

Investasi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Apple Tambah Apple Developer Academy Keempat di Bali

Senin, 8 April 2024 - 11:23 WIB

Terkait Soal Uang Pecahan 1.0 yang Viral.di Medsos, Berikut Ini Penjelasan Resmi Pihak Bank Indonesia

Minggu, 7 April 2024 - 09:18 WIB

Ruas Tol Solo – Yogyakarta – New Yogyakarta International Airport dan Ruas Kartasura – Klaten Digratiskan PUPR

Rabu, 3 April 2024 - 11:04 WIB

Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Tirta Kahuripan Tetap Layani 225.134 Pelanggan

Rabu, 3 April 2024 - 10:20 WIB

Beli Gabah Petani Rp6.000 per Kg, Badan Pangan Nasional Bererlakukan Fleksibilitas Perum Bulog

Minggu, 17 Maret 2024 - 02:15 WIB

Kunjungan Kerja: LSP PM dan BNSP Fokus Pada Profesionalisme

Jumat, 15 Maret 2024 - 15:48 WIB

Satgas Pangan Polri Sebut Telah Terjadi Peningkatan Permintaan Beberapa Komoditi pada Bulan Ramadhan

Rabu, 6 Maret 2024 - 09:52 WIB

Bapanas Beri Tanggapan Soal Kenaikan Harga Beras Justru Memukul Petani Sebagai Pihak Produsen

Berita Terbaru