Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

- Pewarta

Kamis, 10 September 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NINGHAI, Tiongkok, 10 September 2026 /PRNewswire/ — Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur komputasi berskala besar membuat kebutuhan akan kapasitas komputasi semakin bergantung pada pasokan listrik yang andal, rendah karbon, dan efisien dari sisi biaya. Melihat perkembangan tersebut, Risen Energy mulai memperluas keahliannya di bidang energi terbarukan ke sektor yang tengah berkembang, yakni solusi integrasi energi dan komputasi.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengandalkan pengalaman di bidang energi surya dan penyimpanan energi, Risen Energy mengembangkan bisnis berbasis teknologi yang mencakup riset, investasi, rekayasa, konstruksi, hingga operasional. Lewat segmen bsnis ini, Risen Energy menghadirkan solusi energi bersih dan daya komputasi secara terpadu bagi pusat komputasi cerdas, kawasan komputasi terintegrasi, dan klaster industri digital.

Solusi yang dikembangkan Risen Energy mencakup empat kemampuan utama yang saling berkaitan, yakni pembangkit listrik dengan energi terbarukan, penyimpanan energi, manajemen energi cerdas, dan pengelolaan proyek full-cycle. Modul surya HJT Hyper-ion berperforma tinggi menyediakan pasokan listrik rendah karbon yang andal bagi fasilitas komputasi yang beroperasi dalam siklus panjang dengan kebutuhan daya secara terus-menerus. Di sisi lain, sistem penyimpanan energi berbasis silikon karbida dengan pendingin cair turut meredam fluktuasi dalam produksi energi terbarukan dan beban komputasi, serta memberikan respons cepat, meningkatkan keamanan, dan menyediakan fleksibilitas untuk penambahan kapasitas.

Di tingkat sistem, platform energi pintar Risen Cloud dengan Energy OS versi terbaru menjadi pusat kendali seluruh sistem. Dengan memadukan koordinasi cloud-edge-device dan prediksi berbasis AI, platform ini dapat memperkirakan perubahan yang terjadi pada produksi listrik, kebutuhan energi, dan harga pasar, lalu mengatur aset pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan penyimpanan energi secara dinamis. Melalui cara ini, pasokan energi dapat diselaraskan dengan kebutuhan komputasi sehingga efisiensi ekonomi proyek semakin optimal.

Risen Energy juga menangani kebutuhan proyek dari hulu hingga hilir melalui layanan EPC dan operasional yang mencakup seluruh siklus proyek. Layanannya meliputi perencanaan, desain sistem, fasilitas PLTS, penyimpanan energi, distribusi daya pusat data, hingga platform pengaturan energi cerdas. Kapabilitas tersebut turut mengubah konsep integrasi energi dan komputasi yang kompleks menjadi proyek yang siap direalisasikan dan dikembangkan dalam skala besar.

Ke depan, Risen Energy akan memperkuat empat bidang utama, yakni pengelolaan sumber daya energi dan komputasi secara terintegrasi, layanan komputasi yang fleksibel, aset komputasi milik perusahaan, serta peralatan khusus untuk kebutuhan komputasi. Dengan energi surya dan penyimpanan energi sebagai fondasi, Risen Energy ingin mempercepat pembangunan infrastruktur komputasi yang lebih hijau, andal, dan efisien. Dengan demikian, setiap kilowatt-jam listrik bersih dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perkembangan ekonomi digital.

Berita Terkait

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu
GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026
Indeks elektrifikasi baru menunjukkan Tiongkok memimpin, sementara AS berisiko kehilangan momentum dan pelaksanaan elektrifikasi di Eropa tertinggal dari kebijakannya
Delixi Electric Perluas Produk dan Perkuat Kemitraan Global di Ajang 140th Canton Fair
World Young Scientist Summit 2026 Resmi Dibuka di Wenzhou, Zhejiang
Bertransformasi dari Merek Nasional Vietnam Menjadi Pemain Regional: SUNHOUSE Raih Penghargaan APEA Corporate Excellence Dua Tahun Berturut-turut

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:25 WIB

GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Indeks elektrifikasi baru menunjukkan Tiongkok memimpin, sementara AS berisiko kehilangan momentum dan pelaksanaan elektrifikasi di Eropa tertinggal dari kebijakannya

Berita Terbaru