Xinhua Silk Road: RCEP Local Governments and Friendship Cities Cooperation (Huangshan) Forum 2026 Dibuka di Anhui, Tiongkok Timur

- Pewarta

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 2 Juni 2026 /PRNewswire/ — RCEP Local Governments and Friendship Cities Cooperation (Huangshan) Forum 2026 resmi dibuka pada 28 Mei lalu di Kota Huangshan, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. Ajang ini mempertemukan pejabat pemerintah, diplomat, pakar, perwakilan asosiasi bisnis, serta pelaku usaha dari negara-negara anggota Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) untuk membahas peluang dan penguatan kerja sama regional.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum yang digelar oleh Chinese People’s Association for Friendship with Foreign Countries (CPAFFC) dan Pemerintah Provinsi Anhui tersebut berlangsung pada 27–29 Mei di empat kota, yakni Hefei, Wuhu, Huangshan, dan Bozhou.

Dengan tema "New Vision, New Opportunity, New Cooperation", ajang ini mendukung agenda pembangunan baru, menampilkan berbagai peluang yang berkembang, serta mendorong pertukaran dan kerja sama praktis di antara negara-negara anggota RCEP, khususnya dalam bidang perdagangan, investasi, dan pengembangan kekuatan produktif berkualitas baru.

Dalam sambutannya di sesi pembukaan, Presiden CPAFFC Yang Wanming mengatakan bahwa implementasi RCEP selama empat tahun terakhir telah memberikan kontribusi besar terhadap kemakmuran dan pembangunan regional. Menurutnya, seluruh pihak harus terus menjunjung prinsip keterbukaan dan inklusivitas, memperkuat kerja sama yang konkret, memperluas dukungan masyarakat, serta memberikan perhatian yang lebih besar pada pemberdayaan generasi muda.

Melalui sambungan video, Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menyatakan, kemitraan ASEAN dan Tiongkok merupakan hasil dari pengembangan pasar, pembangunan kepercayaan, dan pendalaman kerja sama selama puluhan tahun. Menurutnya, di tengah situasi global yang semakin kompleks dan dinamis, kemitraan tersebut membuktikan bahwa stabilitas dan pertumbuhan regional hanya dapat dijaga melalui kolaborasi berkelanjutan, keterbukaan, dan prinsip saling menguntungkan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASEAN-China Centre Shi Zhongjun menilai, ajang ini menjadi platform penting untuk memperdalam kerja sama regional di antara negara-negara anggota RCEP. Ia juga menyampaikan harapan agar kerja sama dengan Provinsi Anhui dapat terus diperluas, terutama dalam bidang perdagangan, pertukaran budaya, dan sektor-sektor strategis lainnya.

Selama ajang ini berlangsung, 20 proyek kerja sama strategis telah diresmikan. Proyek-proyek tersebut melibatkan 12 negara, yakni Tiongkok, Kamboja, Laos, Singapura, Thailand, Vietnam, Jepang, Selandia Baru, Australia, Korea Selatan, Malaysia, dan Indonesia. Ruang lingkup kerja sama mencakup bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, investasi, perdagangan, pertukaran budaya, serta kemitraan antarkota kembar.

Sebagai ajang tingkat nasional yang berlangsung setiap tahun, forum ini telah berkembang sebagai wadah penting bagi pertukaran dan kerja sama antara Provinsi Anhui dan negara-negara anggota RCEP sejak pertama kali digelar pada 2023.

Tautan artikel: https://en.imsilkroad.com/p/350782.html

Berita Terkait

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu
GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026
Indeks elektrifikasi baru menunjukkan Tiongkok memimpin, sementara AS berisiko kehilangan momentum dan pelaksanaan elektrifikasi di Eropa tertinggal dari kebijakannya
Delixi Electric Perluas Produk dan Perkuat Kemitraan Global di Ajang 140th Canton Fair
World Young Scientist Summit 2026 Resmi Dibuka di Wenzhou, Zhejiang
Bertransformasi dari Merek Nasional Vietnam Menjadi Pemain Regional: SUNHOUSE Raih Penghargaan APEA Corporate Excellence Dua Tahun Berturut-turut

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:25 WIB

GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Indeks elektrifikasi baru menunjukkan Tiongkok memimpin, sementara AS berisiko kehilangan momentum dan pelaksanaan elektrifikasi di Eropa tertinggal dari kebijakannya

Berita Terbaru