Transaksi Pembelian Alutsista Luar Negeri, Industri Pertahanan Lokal Dapat Manfaat Total Rp67,5 T

- Pewarta

Kamis, 3 November 2022 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kesepakatan Kandungan Lokal dan Offset (KLO). (Dok. Tim Media Prabowo)

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kesepakatan Kandungan Lokal dan Offset (KLO). (Dok. Tim Media Prabowo)

POINNEWS.COM – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kesepakatan Kandungan Lokal dan Offset (KLO) untuk industri dalam negeri dari kontrak pengadaan alat peralatan pertahanan dari luar negeri.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Kesepakatan KLO tersebut mewakili nilai manfaat yang diperoleh industri dalam negeri, baik BUMN maupun swasta dari 20 kontrak pengadaan alat peralatan pertahanan dari luar negeri yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan RI sepanjang 2019-2022.

Total nilai KLO sebesar Rp 67,5 triliun, hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk belanja pertahanan menjadi investasi pertahanan

Prabowo mengatakan pemerintah terus menggenjot manfaat bagi industri pertahanan dalam negeri dalam pembelian dari supplier luar negeri yang menyediakan teknologi yang belum dikuasi oleh Indonesia.

“Kita ingin memacu kerja sama, jadi semua supplier dari luar harus kerja sama dengan industri dalam negeri,” ujar Prabowo, Rabu, 2 November 2022, di sela rangkaian Indodefence 2022 di JIExpo Kemayoran.

Dikutip Poinnews.com dari media Indonesiaraya.co.id, Prabowo optimistis upaya ini dapat menggenjot perkembangan industri pertahanan dalam negeri

Presiden RI Joko Widodo yang membuka rangkaian acara Indodefence 2022 menyampaikan bahwa industri pertahanan di dalam negeri, baik BUMN dan swasta telah berkembang sangat bagus.

Hal itu terjadi karena pemerintah telah memberikan ruang yang luas kepada industri pertahanan baik BUMN dan swasta untuk bekerja sama mengadopsi teknologi dari luar negeri.

“Saya kira ini sebuah perkembangan yang sangat baik dan yang paling penting kita bisa mengadopsi sebanyak mungkin teknologi-teknologi baru di bidang pertahanan militer. Yang paling penting itu,” ucap Jokowi kepada Prabowo. ***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Poinnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Pendidikan dan Sertifikasi Jadi Agenda Utama DPW PROPAMI Surabaya Raya
Rahasia Sukses Undang Jurnalis Ekonomi untuk Liputan Acara Perusahaan
Era Baru Komunikasi Digital Perusahaan Dengan Galeri Foto Pers
Optimisme Pasar Modal RI Mencapai Puncak, CSA Index Agustus Naik Drastis
PHR Zona Rokan Kokohkan Tata Kelola Berkelanjutan Lewat Sertifikasi ISO SMT
Press Release Berbayar: Solusi Publikasi Media Cepat untuk Perusahaan Globalisasi
Penertiban Rekening Dormant, Bank Jamin Uang Nasabah Tetap Aman dan Bisa Diakses
Indonesia Buka Pasar untuk AS, Produk RI Tetap Dikenai Tarif Tinggi

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:33 WIB

Pendidikan dan Sertifikasi Jadi Agenda Utama DPW PROPAMI Surabaya Raya

Senin, 15 September 2025 - 06:13 WIB

Rahasia Sukses Undang Jurnalis Ekonomi untuk Liputan Acara Perusahaan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Era Baru Komunikasi Digital Perusahaan Dengan Galeri Foto Pers

Selasa, 12 Agustus 2025 - 16:27 WIB

Optimisme Pasar Modal RI Mencapai Puncak, CSA Index Agustus Naik Drastis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 08:45 WIB

PHR Zona Rokan Kokohkan Tata Kelola Berkelanjutan Lewat Sertifikasi ISO SMT

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB