POINNEWS.COM – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan stabilitas politik menjadi kunci utama perekonomian Indonesia tetap tumbuh.
Oleh karena itu, ia mengajak para elit politik untuk menjaga suasana politik tetap kondusif, sehingga perekonomian yang mulai bergerak pasca Covid dapat terus melaju.
“Perlu saya ingatkan kembali, iklim positif perekonomian suatu negara sangat ditentukan dengan stabil tidaknya kondisi politik di negara tersebut.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
TOKOH PENDIDIKAN GLOBAL BERKUMPUL DI SINGAPURA DALAM KONFERENSI PENTING YANG MEMBAHAS PERAN AI
Coda Perluas Upaya Pencegahan Penipuan melalui Kampanye Terbaru Guard Your Game

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ekonomi Indonesia berpotensi terus tumbuh jika mampu menjaga tatanan sosial dan politik tetap kondusif,” kata LaNyalla, Rabu 25 Januari 2023.
Oleh karena itu, LaNyalla mengajak semua elemen untuk meredam berbagai potensi munculnya polarisasi di masyarakat.
Dikatakannya, kondisi politik yang terus bergejolak dengan beberapa manuver yang dimainkan sebagian personal politisi menyebabkan iklim usaha tidak kondusif.
Baca Juga:
Produk Guangdong Mendunia: Acara “Produk Zhongshan di Malaysia” Resmi Debut di Luar Negeri
“Hal ini dikeluhkan para pengusaha. Harapannya dinamika politik di tingkat elit jangan sampai menyebar ke grass root,” papar Mantan Ketua Kadin Jatim itu.
LaNyalla juga berharap pemerintah tetap berperan sebagai penengah dan tidak masuk pada permasalahan teknis pemilu.
Artinya, setiap komponen bangsa bekerja sesuai dengan tupoksi. Para elit politik pun melakukan kompetisi yang sehat sesuai regulasi.
“Kestabilan politik dan kepastian hukum merupakan dua hal yang harus dipastikan jaminannya.”
Baca Juga:
Produsen Susu Nomor Satu di Asia Yili Borong Penghargaan di Ajang GDIC Asia 2026
Lianlian DigiTech Kembali Hadir di Money20/20 Asia, Perluas Ekosistem Pembayaran Global
“Itu semua bergantung pada kebijakan pemerintah,” tukas dia.***
Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Poinnews.com, semoga bermanfaat.









