POINNEWS.COM – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menanggapi berbagai pihak yang memintanya mundur dan penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
Airlangga Hartarto menegaskan tidak ada rencana dari internal partainya untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
Baik, guna mengganti dirinya sebagai Ketum Golkar atau sebagai calon presiden dari Partai Golkar.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Whale Cloud Gandeng AGIBOT guna Mempercepat Ekspansi “Embodied AI” di Pasar Global
Diaspora Tionghua Dunia Gelar Ritual Bersama Menghormati Kaisar Kuning Xuanyuan di Henan

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak ada, tidak akan ada (Munaslub),” ujar Airlangga Hartarto, di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 13 Juli 2023.
Airlangga Hartarto menyatakan, jika ada pihak-pihak yang ingin mencalonkan diri menjadi pimpinan partai berlambang beringin itu harus menunggu Musyawarah Nasional (Munas) pada 2024.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto Disebut Tak Cukup Mampu Dongkrak Keberadaan Partai
Baca Juga:
Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045
Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi
Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari
“Munas 2024, silakan kalau berminat jadi Ketua Umum Golkar ke 2024,” kata Airlangga Hartarto.
Airlangga Hartarto merespons pernyataan anggota Dewan Pakar Golkar Ridwan Hisjam yang mendorong diselenggarakannya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
Ridwan juga menyebut Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) pantas menjadi ketum Golkar menggantikannya.***









