POINNEWS.COM – Masyarakat Indonesia diminta untuk selalu menjaga persatuan bangsa dan fokus membangun masa depan negeri ini.
Pesan tersebut disampaikan oleh Ketua umum Partai Gerindra yang sekaligus calon presiden (capres) dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan Prabowo Subianto dalam pidato politiknya saat menghadiri acara deklarasi relawan ‘Setia Prabowo’ di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Oktober 2023.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sekarang, kita tidak boleh dan jangan mau dipecah belah lagi. Kita tidak boleh diadu domba lagi.”
“Kita tidak boleh saling menghujat. Ini anjuran dan keyakinan saya,” tegas Prabowo Subianto.
Baca artikel lainnya di sini: Erick Thohir Punya 2 Faktor yang Jadikannya Sebagai Cawapres Terkuat, Salah Satunya Faktor Sepak Bola
Baca Juga:
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
Pesan tersebut tidak terlepas dari sejarah kelam Indonesia yang sebelumnya sempat terpuruk.
Karena menjadi sasaran dari ideologi-ideologi asing yang memecah persatuan dan kesatuan bangsa.
Selaras dengan pesan persatuan tersebut, Prabowo juga mengutip pepatah bijak berbahasa jawa.
Yaitu ‘Mikul Dhuwur, Mendhem Jero’ yang artinya memikul tinggi-tinggi, memendam dalam-dalam.
“Ada ajaran di budaya Jawa, ‘Mikul Dhuwur, Mendhem Jero’. Untuk mereka yang berasal dari luar Jawa, ‘Mikul Dhuwur’ artinya angkat setinggi-tingginya.”
“Angkat setinggi-tingginya kebaikan-kebaikan orang. ‘Mendhem Jero’ berarti tanam dalam-dalam. Kubur dalam-dalam hal-hal yang tidak baik,” jelasnya.
Prabowo Subianto melanjutkan, kini sudah waktunya bagi masyarakat Indonesia untuk fokus membangun masa depan negeri ini.
Dan tidak lagi mengungkit hal-hal di masa lalu yang tidak berdampak positif bagi kemajuan bangsa.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Negeri dan rakyat Indonesia, kata Prabowo Subianto, sudah waktunya maju dan sejahtera.
Untuk itu, ia kembali menyatakan tekadnya untuk membangun negeri ini dan menghilangkan kemiskinan di Indonesia.
“Rakyat kita butuh sandang, pangan, dan papan. Rakyat kita menuntut kehidupan yang baik dan sejahtera.”
“Kita harus bertekad menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Kita harus berani karena negara kita kaya,” pungkas Prabowo Subianto.***














