Diah Nurwitasari Minta Kejelasan Harga Keekonomian BBM yang Sesungguhnya

- Pewarta

Kamis, 15 September 2022 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VII DPR RI Diah Nurwitasari. (Dok. Dpr.go.id)

Anggota Komisi VII DPR RI Diah Nurwitasari. (Dok. Dpr.go.id)

POIN NEWS – Anggota Komisi VII DPR RI Diah Nurwitasari meminta kejelasan harga keekonomian BBM sesungguhnya dalam Rapat Panja Asumsi Dasar, Pendapatan Defisit dan Pembiayaan RAPBN 2023 beberapa waktu lalu.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Diketahui, salah satu pembahasan dalam rapat Panja tersebut adalah mengenai rencana subsidi energi di tahun 2023, di mana pemerintah memformulasikan besaran subsidi BBM, LPG, dan listrik yang akan dialokasi pada tahun 2023.

Besaran angka tersebut muncul dari asumsi-asumsi ekonomi yang terjadi pada beberapa waktu ke belakang dan perkiraan waktu ke depan.

Salah satunya adalah bersumber dari harga keekonomian BBM yang ada di pasar global. Karena itu, Diah mempertanyakan kejelasan dari harga keekonomian yang disebutkan.

“selama ini harga keekonomian ini seperti black box. Darimana datangnya angka harga keekonomian tersebut,” ujar Diah dalam keterangan tertulis, Rabu 14 September 2022.

Lebih lanjut, ia meminta penjelasan lebih detail terkait angka-angka penyusun harga keekonomian BBM yang disebutkan.

Baik harga perolehan, asal-muasal hitungan, dan biaya lain terkait distribusi, penyimpanan, pengolahan maupun biaya lainnya.

“Kita di badan anggaran layak mengetahui cara perhitungan harga keekonomian tersebut dari mana,” ujar Politisi PKS tersebut. tegas Politisi PKS lulusan jerman itu.

Menurutnya, harga keekonomian yang disebutkan pemerintah menjadi pertanyaan besar masyarakat di lapangan.

Oleh karena masyarakat disuguhkan dengan adanya perusahaan swasta yang mampu menjual BBM lebih murah dari pemerintah.

“Sehingga, masyarakat pun bertanya, gimana cara pemerintah hitungnya sebenarnya,” jelas Anggota Komisi VII tersebut.”

“Selanjutnya, Diah juga menekankan kepada pemerintah terkait penyaluran subsidi dan kompensasi yang tepat sasaran.

Tak lupa sekaligus peringatan kepada pemerintah terkait keseriusan dalam pendataan.

“Terkait siapa yang akan mendapatkan kemanfaatan subsidi kompensasi, saya setuju kita harus lebih tepat sasaran. Dalam hal ini harus ada keseriusan pemerintah terkait data.”

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Karena di lapangan banyak sekali data-data yang tidak up to date,” ujar diah.

Ditambahkan, Diah juga menyoroti kebijakan pemerintah dalam mengatasi kondisi kelebihan suplai listrik yang terjadi.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Kebijakan pemerintah melalui PLN dalam pembagian kompor listrik menurutnya masih belum masuk akal.

“Ketika kompor listrik daya nya tinggi sekali, 1 tungku 800 watt, lalu masyarakat di gratiskan naik daya, tetapi nantinya akan ada ongkos permanen yang akan ditanggung masyarakat.”

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

“Kalau kompornya watt nya sangat tinggi, siapa yang mau pakai,” tegas politisi asal Jawa barat itu.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Poinnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Investasi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Apple Tambah Apple Developer Academy Keempat di Bali
Terkait Soal Uang Pecahan 1.0 yang Viral.di Medsos, Berikut Ini Penjelasan Resmi Pihak Bank Indonesia
Ruas Tol Solo – Yogyakarta – New Yogyakarta International Airport dan Ruas Kartasura – Klaten Digratiskan PUPR
Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Tirta Kahuripan Tetap Layani 225.134 Pelanggan
Beli Gabah Petani Rp6.000 per Kg, Badan Pangan Nasional Bererlakukan Fleksibilitas Perum Bulog
Kunjungan Kerja: LSP PM dan BNSP Fokus Pada Profesionalisme
Satgas Pangan Polri Sebut Telah Terjadi Peningkatan Permintaan Beberapa Komoditi pada Bulan Ramadhan
Bapanas Beri Tanggapan Soal Kenaikan Harga Beras Justru Memukul Petani Sebagai Pihak Produsen
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 09:49 WIB

Investasi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Apple Tambah Apple Developer Academy Keempat di Bali

Senin, 8 April 2024 - 11:23 WIB

Terkait Soal Uang Pecahan 1.0 yang Viral.di Medsos, Berikut Ini Penjelasan Resmi Pihak Bank Indonesia

Minggu, 7 April 2024 - 09:18 WIB

Ruas Tol Solo – Yogyakarta – New Yogyakarta International Airport dan Ruas Kartasura – Klaten Digratiskan PUPR

Rabu, 3 April 2024 - 11:04 WIB

Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Tirta Kahuripan Tetap Layani 225.134 Pelanggan

Rabu, 3 April 2024 - 10:20 WIB

Beli Gabah Petani Rp6.000 per Kg, Badan Pangan Nasional Bererlakukan Fleksibilitas Perum Bulog

Minggu, 17 Maret 2024 - 02:15 WIB

Kunjungan Kerja: LSP PM dan BNSP Fokus Pada Profesionalisme

Jumat, 15 Maret 2024 - 15:48 WIB

Satgas Pangan Polri Sebut Telah Terjadi Peningkatan Permintaan Beberapa Komoditi pada Bulan Ramadhan

Rabu, 6 Maret 2024 - 09:52 WIB

Bapanas Beri Tanggapan Soal Kenaikan Harga Beras Justru Memukul Petani Sebagai Pihak Produsen

Berita Terbaru