POIN NEWS – Polisi mengamankan empat tersangka kasus pembacokan pria berinisal EYW (26) di Jalan Bunga Lili RT 10 RW 06, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Para pelaku yang ditangkap antara lain NP (19), AMK (20), MHR (19), dan perempuan AB (21).
Kanit 2 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Maulana Mukarom mengatakan pembacokan terhadap korban ini bermula dari adanya masalah antara AB dan EYW.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi korban ini ada masalah dengan si perempuan (AB), masalahnya apa ini yang kita dalami.”
“Si perempuan ngadu ke tersangka (AMK) ‘gua diteken-teken, gua diancam-ancam’ kira-kira seperti itu,” ungkap Maulana kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat 23 September 2022.
Mendengar pengaduan AB, lanjut Maulana, tersangka AMK pun memutuskan untuk membantu AB dan menyusun rencana. Korban akhirnya dipancing untuk bertemu pada Kamis 4 September.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Namun, tanpa sepengetahuannya, pelaku NP dan AMK bersiap melakukan pembacokan.
“Setelah ngadu ke mantan pacarnya, akhirnya (AMK) tersulutlah. Jadi si korban dipancing datang dan ketika korban datang menghampiri wanita lalu pelaku eksekutor langsung melakukan pembacokan secara membabi buta,” jelasnya.
Maulana menyebut dalam kasus ini pembacokan ini, tersangka perempuan AB tidak menjanjikan akan memberi uang kepada eksekutor.
Para pelaku, khususnya AMK bersedia menganiaya korban atas dasar dendam.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
“Tidak ada iming-iming sejumlah sesuatu atau uang. Murni motifnya ada permasalahan antara pelaku dan korban dendam lama yang memang belum bisa diselesaikan,” tukasnya.***
Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Poinnews.com, semoga bermanfaat.











