POIN NEWS – Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah menetapkan awal Ramadan 1443 Hijriah, jatuh pada, Minggu 3 April 2022.
Hal ini disepakati dalam sidang isbat yang digelar, Jumat, 1 April 2022 di Auditorium HM Rasjidi, kantor Kemenag, Jakarta.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, sidang isbat diawali dengan pemaparan dari tim hisab dan rukyat (pemantauan hilal).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik
Ruang Pamer Produk Pelapis Terbesar di Dunia — 3TREES Catat Guinness World Record

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mudah-mudahan dengan hasil sidang isbat ini seluruh umat Islam Indonesia dapat menjalankan ibadah puasa bersama,” ucap Yaqut.
Dijelaskan Yaqut, pemantauan hilal dilakukan pada 101 titik pengamatan di seluruh wilayah Indonesia. Dari hasil pemantauan hari ini, mayoritas belum melihat adanya hilal.
Berdasarkan perhitungan hisab, sambung Yaqut, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia pada posisi antara 1 derajat 6,78 menit sampai dengan 2 derajat 10,02 menit.
Ini menunjukkan tinggi hilal sudah berada di atas ufuk, akan tetapi belum memenuhi kriteria mabims baru yaitu tinggi hilal tiga derajat dan sudut elognasi 6,4 derajat.
“Dengan posisi hilal seperti ini, maka masyarakat bisa melaksanakan awal puasa Ramadan, Minggu lusa,” tandasnya.***










