POIN NEWS – Utang pemerintah di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membengkak.
Utang pemerintah tersebut juga mencatatkan rekor baru, yakni menembus level di atas Rp 7.000 triliun.
Berdasarkan laman APBN KiTa Kementerian Keuangan terbaru atau per 28 Februari 2022, utang pemerintah sudah menembus Rp 7.014,58 triliun.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut

SCROLL TO RESUME CONTENT
Utang tersebut bertambah cukup signifikan apabila dibandingkan posisi utang pemerintah pada sebulan sebelumnya.
Per 31 Januari 2022 sebessr Rp 6.919,15 triliun, artinya dalam rentan waktu sebulan, utang negara sudah bertambah sebesar Rp 95,43 triliun.
Dikutip Poinnews.com dari akun Instagram @sisiterangofficial dengan bertambahnya utang pemerintah, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) juga mengalami kenaikan.
Pada akhir Januari 2022, rasio utang terhadap PDB adalah 39,63 persen, sementara di akhir Februari meningkat menjadi 40,17 persen.***









