POINNEWS.COM – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat, Ridwan Kamil yang baru saja dikukuhkan, mengungkapkan strategi memenangkan paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di pilpres 2024.
Ia mengatakan, caranya adalah dengan silaturahmi ketuk pintu dan menyentuh hati masyarakat.
“Orang Jawa Barat senang dijabat tangannya, diketuk pintunya. Orang Jawa Barat harus disentuh hatinya dengan silaturahmi,” ungkap Ridwan
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ridwan Kamil menyampaikan dalam acara konsolidasi TKD Jawa Barat di The House Convention Hall Paskal, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/11/2023).
Kang Emil, sapaan akrab Ridwan, menilai Prabowo dan Gibran harus dimenangkan melalui cara khas orang Jawa Barat, yakni dengan silaturahmi.
Lihat juga konten video, di sini: Pelantikan dan Pra Raker Pengurus PROPAMI 2023-2026: Melangkah Bersama ke Masa Depan Pasar Modal Indonesia
Baca Juga:
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
Menurut dia, hal tersebut merupakan cara yang murah, tapi sejatinya butuh upaya ekstra.
“Kita harus menang dengan cara yang khas Jawa Barat, yaitu silaturahmi. Murah, tapi melelahkan.”
“Makanya, saya doakan semuanya sehat walafiat,” ucap Kang Emil.
Lihat juga konten video, di sini: Inilah Momen Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto Disambut oleh Para ‘TNI Cilik’ di Tuban, Jawa Timur
Ia pun menekankan cara kampanye untuk memenangkan Prabowo-Gibran di Jawa Barat adalah dengan kebaikan, tidak menjelek-jelekan paslon pilpres 2024 lainnya.
“Dan saya sudah titipkan, Pak Prabowo di Jawa Barat, kita kampanye kebaikan, tidak boleh menjelekkan paslon-paslon lain,” lanjut Kang Emil.
Ia mengatakan, cara berkampanye yang baik akan melahirkan keberkahan. Justu, cara yang buruk nantinya malah melahirkan keburukan.
Oleh karena itu, ia menegaskan perjalanan menuju 2024 harus menebar kebaikan.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
“Cara yang baik akan melahirkan keberkahan, cara yang buruk akan melahirkan kemudharatan.”
“Jadi, TKD memerintahkan fastabiqul khairat campaign, berlomba-lomba dalam kebaikan,” tegas dia.*













