Wapres Ma’ruf Amin Tak Hadiri KTT G20 Indonesia di Bali Jadi Pertanyaan, Ini Jawabannya

- Pewarta

Kamis, 17 November 2022 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin. (Dok. Setneg.go.id)

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin. (Dok. Setneg.go.id)

POINNEWS.COM – Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi menyebut Wakil Presiden Ma’ruf Amin tidak ikut menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali karena harus “menjaga gawang” di Ibu Kota Jakarta.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Jadi, Wapres memang sengaja berkoordinasi dengan Presiden untuk tidak hadir di Bali karena Wapres harus ‘menjaga gawang’ di Jakarta dan banyak mendapat tugas-tugas pelimpahan dari Presiden,” kata Masduki di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu 16 November 2022.

Menurut Masduki, Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin tetap bekerja seirama meski tidak berada pada satu tempat.

“Wapres memang sengaja ada di sini, besok bahkan juga ada pelimpahan tugas ke Semarang dari Presiden untuk menghadiri H20, masih rangkaian dari G20.”

“Jadi, banyak sekali tugas yang dilaksanakan oleh wakil presiden dalam rangka menerima pelimpahan tugas dari presiden,” tambah Masduki.

Apalagi pengamanan KTT G20 di Bali sudah sangat ketat karena dihadiri kepala negara dan pemerintahan dari berbagai negara.

“Lantas, bila presiden dan wakil presiden dengan pengamanan yang sangat ketat juga berkumpul di situ, saya kira juga merepotkan banyak orang dan wapres sudah minta izin kepada presiden untuk tidak hadir di Bali.

Itu penjelasan dari kami agar tidak ada hal-hal yang ditafsirkan kenapa wakil presiden tidak hadir di Bali,” ungkap Masduki.

Setidaknya ada 17 kepala negara yang menghadiri KTT G20 di Nusa Dua, Bali, pada 15 dan 16 November 2022.

Para kepala negara dan pemerintahan yang hadir adalah Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Presiden China Xi Jinping, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Argentina Alberto Fernandez, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Selanjutnya, Presiden Komisi Eropa Ursula Von Der Leyen, Perdana Menteri (Putra Mahkota) Arab Saudi Mohammed Bin Salman, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Perdana Menteri India Narendra Modi, Kansel Jerman Olaf Scholz, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, dan Presiden RI Joko Widodo selaku tuan rumah.

Sedangkan tiga negara diwakili oleh menteri masing-masing, yaitu Rusia diwakili Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, Meksiko diwakili Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard Casaubon, dan Brazil diwakili Menteri Luar Negeri Carlos Franca.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Selain para pemimpin negara, juga hadir sejumlah pemimpin organisasi internasional, seperti Sekjen PBB Antonio Guterres, Presiden The Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa, Executive Chairman World Economic Forum (WEF) Klaus Schwab.

Presiden Islamic Development Bank (ISDB) Muhammad Sulaiman Al Jasser, Direktur Jenderal Organisasi Buruh Internasional (ILO) Gilbert F. Houngbo, Presiden FIFA Gianni Infantino, dan Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

G20 terdiri dari 19 negara dan Uni Eropa (UE). Selain RI, negara G20 adalah AS, Afrika Selatan, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Korsel, Rusia, Prancis, China, dan Turki.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Poinnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Cegah Gus Yaqut dan Dua Pihak Lain
TPUA Bawa Bukti Video Baru Soal Ijazah Jokowi ke Bareskrim
Presiden Prabowo Tegas Ultimatum Pejabat Tak Kompeten, Golkar Sebut Gibran Tak Bisa Dimakzulkan
Alasan Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan Meski Belum Genap Setahun Menjabat
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal, Inilah Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN
Ini Alasan Hidayat Nur Wahid Dukung Penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:13 WIB

Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Cegah Gus Yaqut dan Dua Pihak Lain

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:01 WIB

TPUA Bawa Bukti Video Baru Soal Ijazah Jokowi ke Bareskrim

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:51 WIB

Presiden Prabowo Tegas Ultimatum Pejabat Tak Kompeten, Golkar Sebut Gibran Tak Bisa Dimakzulkan

Kamis, 1 Mei 2025 - 07:01 WIB

Alasan Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan Meski Belum Genap Setahun Menjabat

Senin, 28 April 2025 - 08:19 WIB

Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik

Berita Terbaru