Bukti Kebrobokan Penyelenggaraan Persepakbolaan Ada di Tragedi Kanjuruhan Malang

- Pewarta

Selasa, 4 Oktober 2022 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan 125 Orang. (Instagram.com/@indo.hooligan)

Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan 125 Orang. (Instagram.com/@indo.hooligan)

POIN NEWS – Tragedi Sabtu kemarin di Kanjuruhan merupakan episode sepak bola yang amat mematikan se-dunia sejak tahun 1964.

Seharusnya bukan sekedar oknum yang dihukum tapi sistem persepakbolaan Indonesia yang serampangan dan tidak profesional yang harus dimintai pertanggungjawaban.

Pemerintah menyampaikan bahwa fokus dari tragedi Kanjuruhan adalah soal penanganan korban namun yang dilakukan pemerintah sebatas berkunjung ke berbagai tempat seperti stadion kanjuruhan, rumah sakit di malang, sampai kunjungan ke keluarga korban.

Para pejabat Jakarta yang hadir melakukan kunjungan-kunjungan pada Senin 3/10 tersebut diantaranya adalah Menpora Zainudin Amali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua PSSI Mochamad Iriawan.

Kunjungan-kunjungan terkesan sangat formalitas dan bernuansa pencitraan bahwa pemerintah serius mengusut tuntas tragedi BRI Liga 1 pada 1 Oktober 2022 kemarin.

Ada yang luput dalam penanganan korban BRI Liga1 yaitu semua korban baik yang luka maupun yang sudah meninggal tidak diperiksa seksama dan tidak diotopsi sesuai SOP terkait penyebab luka dan kematiannya.

Daripada sekedar berkunjung sebaiknya para pejabat tersebut menyiapkan tenda darurat untuk penanganan korban secara terintegrasi dan komprehensif.

Berita Terkait

Termasuk bagi Atlet, Sejak Lama BUMN Memiliki Peran yang Sangat Besar dalam Dunia Olahraga Nasional
Rabu Ini, Pasangan Pabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka ke KPU, Diiringi 8 Parpol Pendukungnya
Soal Peluang Erick Thohir Menjadi Cawapres di 2024, Ini Diskusi Eksklusif antara Presiden Jokowi dengan Bima Arya
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto Sebut Presiden Jokowi Hormati Independensi dan Hak Tiap Parpol
Kota Solo Siap Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah untuk Pertandingan Sepak Bola Piala Dunia U-17 2023
Anak Pejabat Ditjen Pajak Aniaya Korban Hingga Tak Sadarkan Diri, Ini Ancaman Hukumannya
Indra Sjafri Resmi Jadi Pelatih Timnas Sepakbola untuk SEA Games 2023
Temui Presiden FIFA di Qatar, Menpora Zainudin Amali dan Erick Thohir Bahas Piala Dunia U20
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:42 WIB

Termasuk bagi Atlet, Sejak Lama BUMN Memiliki Peran yang Sangat Besar dalam Dunia Olahraga Nasional

Senin, 23 Oktober 2023 - 09:28 WIB

Rabu Ini, Pasangan Pabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka ke KPU, Diiringi 8 Parpol Pendukungnya

Rabu, 30 Agustus 2023 - 15:34 WIB

Soal Peluang Erick Thohir Menjadi Cawapres di 2024, Ini Diskusi Eksklusif antara Presiden Jokowi dengan Bima Arya

Minggu, 13 Agustus 2023 - 23:37 WIB

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto Sebut Presiden Jokowi Hormati Independensi dan Hak Tiap Parpol

Senin, 26 Juni 2023 - 16:50 WIB

Kota Solo Siap Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah untuk Pertandingan Sepak Bola Piala Dunia U-17 2023

Sabtu, 25 Februari 2023 - 14:07 WIB

Anak Pejabat Ditjen Pajak Aniaya Korban Hingga Tak Sadarkan Diri, Ini Ancaman Hukumannya

Rabu, 1 Februari 2023 - 11:03 WIB

Indra Sjafri Resmi Jadi Pelatih Timnas Sepakbola untuk SEA Games 2023

Selasa, 20 Desember 2022 - 10:32 WIB

Temui Presiden FIFA di Qatar, Menpora Zainudin Amali dan Erick Thohir Bahas Piala Dunia U20

Berita Terbaru