Tak Ada Celah Tunda Pemilu, Kecuali Tercipta Keadaan Darurat agar Pemilu Tak Terlaksana

- Pewarta

Minggu, 3 April 2022 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemungutan suara. (Dok. Dpr.go.id)

Ilustrasi pemungutan suara. (Dok. Dpr.go.id)

POIN NEWS – Luar biasa. Baru dua tahun berkuasa sudah berpikir memperpanjang masa jabatan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Dari menunda pemilu sampai menambah periode jabatan. Tentu saja semua ini tidak sah dan melanggar konstitusi. Alias kudeta konstitusi.

Meskipun begitu, segala upaya dilakukan untuk memenuhi nafsu kekuasaan memperpanjang masa jabatan.

Pertama, membangun opini melalui Lab45 dan Lembaga Survei bahwa mayoritas masyarakat masih menginginkan Jokowi sebagai presiden, sehingga diperlukan penundaan pemilu.

Alasannya, mesin Big Data Lab45 menangkap keinginan masyarakat. Sedangkan Lembaga Survei mengatakan kepuasan masyarakat terhadap Jokowi mencapai 70 persen lebih, bahkan 73,9 persen. 

Kedua, propaganda dilakukan oleh menteri investasi Bahlil dan tiga ketua umum parpol Muhaimin Iskandar (PKB), Zulkifli Hasan (PAN) dan Airlangga Hartarto (Golkar).

Mereka kompak minta penundaan pemilu sekitar 1, 2 atau 3 tahun. Ternyata, sambutan masyarakat mengejutkan. rakyat tidak bisa menerima pemerintah melanggar konstitusi.

Perlawanan sengit datang bertubi-tubi, bahkan ada yang menyuarakan revolusi demi mempertahankan konstitusi.
Lembaga survei jadi ciut juga dan langsung cuci tangan.

Mereka mengeluarkan hasil survei tandingan bahwa lebih dari 70 persen masyarakat menolak penundaan pemilu.

Pengusaha juga menyangkal klaim Bahlil bahwa mereka mendukung penundaan pemilu.

Artinya, semua opini yang mengatakan masyarakat mau menunda pemilu adalah bohong besar? 

Dan semua ini jelas merupakan blunder besar merusak kredibilitas pemerintah di dalam negeri maupun luar negeri.

Ketiga, upaya tidak berhenti sampai di situ, bahkan blunder semakin parah. Airlangga dan Luhut mulai penetrasi. Airlangga bertemu Surya Paloh, ketum Nasdem.

Luhut, melalui wawancara dengan Deddy Corbuzier, mengatakan menagkap aspirasi masyarakat mendukung penundaan pemilu. 

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Mungkin mereka berpendapat kalau partai politik sepakat rakyat bisa apa? Masyarakat dianggap hanya kerikil kecil yang tidak berarti.

Kedaulatan Rakyat hanya dianggap sebagai sampah? Tetapi semua ini kandas. Masyarakat terus melawan.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Enam partai politik rupanya mendengar pekikan rakyat, dan serta merta menyatakan menolak penundaan pemilu.

Bahkan dukungan untuk amandemen konstitusi juga ditarik kembali, khawatir disusupkan penumpang gelap kudeta konstitusi.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Kali ini peran Luhut menjadi terang-benderang, dari yang sebelumnya mengatakan tidak tahu apa-apa mengenai penundaan pemilu.

Keempat, blunder semakin parah dan brutal. Menunjukkan kondisi objektif semakin kalap.

Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau APDESI diobrak-abrik. Mereka yang seharusnya tidak berpolitik praktis diseret untuk deklarasi Jokowi 3 periode.

Namun, hanya dalam hitungan jam semua terbongkar, ternyata APDESI tersebut bukan organisasi yang sah versi Kemenkumham.

Hancur sudah reputasi Luhut dan Jokowi. Semua mengarah pada kebohongan besar.

Masyarakat menduga kuat bahwa rencana perpanjangan masa jabatan ini sebenarnya keinginan petinggi istana: Luhut bahkan Jokowi sendiri?

Dengan demikian, semua jalan sudah tertutup. Sebaiknya, semua upaya penundaan pemilu atau Jokowi 3 periode segera dihentikan.

Karena sudah tidak ada jalan lain lagi menuju ke sana. Kecuali satu. Yaitu, menciptakan keadaan darurat agar pemilu tidak bisa dilaksanakan.

Tetapi, ini malah akan menjadi blunder terbesar, yang langsung memantik api revolusi.

Karena rakyat tahu bahwa kondisi darurat tersebut adalah rekayasa. Dalam sekejap, pemerintah bisa jatuh. Waspada!

Opini: Anthony Budiawan, Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies). ***

Berita Terkait

Komang Teguh Bobol Gawang Australia, Timnas U-23 Indonesia Berhasil Benamkan Australia 1-0
Timnas Raih Kemenangan Perdana di Ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Lewat Gol Tunggal Egy Maulana Vikri
Prabowo – Gibran Menang di 31 Provinsi, Begini Tanggapan Resmi Partai Gerindra Soal Kecurangan Pemilu
Mengulang Prestasi 30 Tahun Lalu, Jonatan Christie Jadi Juara All England 2024 Lewat All Indonesian Finals
Live TV One, Ahad 31 Maret 2024: Keith Thurman Tantang Tim Tszyun Setelah Absen Selama 2 Tahun
Polisi Ungkap Dugaan Pemiliknya Usai Warga Tangsel Temukan Kotak Peluru 29 Butir di Rumah Kosong
Harapan Penggila Tinju Kandas Soal Perang Besar di Atas Ring antara Saul Canelo Alvarez vs David Benavidez
Regulasi Konstruksi: FGD KADIN dan BNSP Bahas Peran LPJK dan LPPK
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 11:56 WIB

Komang Teguh Bobol Gawang Australia, Timnas U-23 Indonesia Berhasil Benamkan Australia 1-0

Sabtu, 23 Maret 2024 - 16:01 WIB

Timnas Raih Kemenangan Perdana di Ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Lewat Gol Tunggal Egy Maulana Vikri

Selasa, 19 Maret 2024 - 10:54 WIB

Prabowo – Gibran Menang di 31 Provinsi, Begini Tanggapan Resmi Partai Gerindra Soal Kecurangan Pemilu

Selasa, 19 Maret 2024 - 07:40 WIB

Mengulang Prestasi 30 Tahun Lalu, Jonatan Christie Jadi Juara All England 2024 Lewat All Indonesian Finals

Kamis, 14 Maret 2024 - 16:03 WIB

Live TV One, Ahad 31 Maret 2024: Keith Thurman Tantang Tim Tszyun Setelah Absen Selama 2 Tahun

Rabu, 13 Maret 2024 - 09:20 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pemiliknya Usai Warga Tangsel Temukan Kotak Peluru 29 Butir di Rumah Kosong

Senin, 11 Maret 2024 - 15:28 WIB

Harapan Penggila Tinju Kandas Soal Perang Besar di Atas Ring antara Saul Canelo Alvarez vs David Benavidez

Kamis, 7 Maret 2024 - 22:27 WIB

Regulasi Konstruksi: FGD KADIN dan BNSP Bahas Peran LPJK dan LPPK

Berita Terbaru