POINNEWS.COM – DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan dipastikan akan memanggil politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko.

Hal itu untuk melakukan klarifikasi terkait kunjungannya ke kediaman bakal calon presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Sebelumnya, pemanggilan klarifikasi dilakukan terhadap politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon yang dilakukan oleh partai pada Senin, 10 Juli 2023.

Saat itu, PDI Perjuangan meminta klarifikasi terhadap Effendi Simbolon terkait pernyataannya soal Prabowo Subianto.

Berbagai media menulis dukungan Effendi Simbolon kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Hasto Kritik Kebijakan Pertahanan dalam Pembelian Autsista, Budiman: Prabowo Orang yang Paham Geopolitik

Effendi Simbolon menyampaikan dalam acara Rakernas Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI), beberapa waktu lalu.

Bahkan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, anak Presiden Jokowi yang juga politisi PDIP juga sempat dipanggil DPP PDIP.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memenuhi panggilan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Jakarta Senin, 22 mei 2023.

Gibran Rakabuming Raka memberikan klarifikasi soal pertemuannya dengan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Gibran bertemu Prabowo di Angkringan Omah Semar, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat malam, 19 Mei 2023.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula relawan Joko Widodo yang juga mendeklarasikan dukungan mereka untuk Prabowo pada Pilpres 2024.

Terkini, DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan dipastikan akan memanggil politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko.

“Pasti kami panggil. Semua diperlakukan sama,” ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Komarudin Watubun, Rabu, 19 Juli 2023.

“Sama juga dengan Budiman. Tidak akan dibedakan walau Budiman menyatakan, “Wah, ini saya tidak mewakili partai, (tetapi) mewakili pribadi,” kata Komarudin.

Komarudin Watubun menegaskan bahwa bagi politikus PDI Perjuangan, pribadi mereka merupakan pribadi yang memiliki kartu tanda anggota (KTA) PDI Perjuangan.

“Dan semua yang ber-KTA PDI Perjuangan itu terikat oleh aturan partai, bukan bebas sebebas seperti masyarakat biasa yang bukan berorganisasi,” tutur Komarudin Watubun.

Oleh karena itu, PDI Perjuangan akan memanggil Budiman Sudjatmiko untuk melakukan klarifikasi.***